quotes

I Almost There

8:38 PM

"Kedewasaan itu bukan dilihat dari umur."

Sering mendengar kalimat itu pasti. Banyak yang setuju dan meyakini, banyak yang asal setuju, apalagi yang tidak setuju. Mulai belajarlah untuk menyetujui dan meyakininya. Karena kami, saat ini, di usia labil ini harus merasakan bagaimana tuntutan keadaan memaksa kami untuk menjadi dewasa sebelum waktunya. Butuh sebuah pelajaran yang lebih rumit dari matematika atau fisika untuk bisa mencapainya, apalagi berhasil mendapatkan nilai yang memuaskan.

Menurutku, kedewasaan itu bermula dari penentuan sebuah keputusan. Apa pun itu. Bahkan, membeli sebuah ballpoint. Sepele atau berlebihan begitu? Terserah, nilailah sesuka hati. Haha, lucu memang. Kedewasaan dapat berawal dari hal seperti itu. Aku merasakannya sendiri. Dari ballpoint yang kita pilih inilah beberapa kejadian besar akan datang. Seperti menulis biodata, mengerjakan tugas, ujian sekolah, bahkan tanda tangan kontrak penting. Bayangkan apa yang akan terjadi kalau kita salah memilih ballpoint? Mengambil ballpoint cadangan? Tertinggal di tas yang lain. Meminjam teman? Tidak ada waktu di ujian. Bahkan, mungkin tidak akan ada yang akan membantumu. Apa lagi selanjutnya? Hasil ujian tidak memuaskan atau kehilangan kontrak besar?

Wake up people! Itu baru masalah ballpoint. Bagaimana dengan masalah-masalah lain yang lebih besar daripada sebatang ballpoint? Sudahkah dipikirkan, direncanakan, dimantapkan, yang akhirnya dapat dijalankan? Semua itu butuh kedewasaan. Kematangan berpikir. Kita tidak tahu apa yang akan datang dan yang akan disebabkan di masa depan. Aku di keadaan seperti itu sekarang. Dipaksa menjadi dewasa. Memutuskan sesuatu besar untuk kehidupanku selanjutnya. Hanya doa yang bisa membantuku mengambil keputusan itu. Dari hati yang paling penting. Dari keputusan ini aku akan melihat nasibku, suksesku. Because I almost there. Aku hampir disana, memetik semua hasil keputusanku.


Semoga Tuhan menuntun dan mengizinkanku memilih keputusan terbaik untuk esokku. Amin.

quotes

The Beauty of God's Plans

8:38 PM

Coincidence,
Kebetulan.

Awalnya, aku percaya tentang adanya kebetulan di dunia. Tetapi, ternyata aku salah besar. Kebetulan itu tidak pernah ada. Kebetulan itu tidak lebih adalah kejadian yang merupakan akibat dari perbuatan yang telah kita lakukan. Kebetulan itu hanya sebutan bagi rencana luar biasa Tuhan kepada kita.

'Kebetulan' selalu datang tanpa diminta dan bahkan tak terduga. 'Kebetulan' lebih sering terasa membahagiakan. Coba berpikir lagi, baik sekali Tuhan memberikan 'kebetulan' ini tanpa harus kita melakukan sesuatu sebelumnya? Kapan? 1 menit sebelum 'kebetulan'? 2 menit? 
Bahkan, pikiran kita pun hanya mampu melihat kejadian yang baru. Ingat lagi apa yang pernah kamu lakukan sehari sebelumnya, 2 hari, 1 minggu, 1 bulan, bahkan, 1 tahun sebelum 'kebetulan' itu terjadi.

Tuhan selalu punya rencana yang tak pernah bisa kita terka kapan, dimana, dan bagaimana datangnya. 'Kebetulan' seperti itu nikmat luar biasa atas perlakuan lampau kita. Apalagi selain syukur yang bisa kita katakan kemudian?



I do believe in the wonderful plans of God, 
how about You? 




Bloglovin

6:25 PM

<a href="http://www.bloglovin.com/blog/4980147/?claim=jjx9uhh8b9u">Follow my blog with Bloglovin</a>

VISIT MY SHOP

PART OF